DERAP PKBM LAILY KECAMATAN TERSONO
Pendidikan merupakan pilar terpenting dalam peningkatan kualitas sumber daya manusia, apalagi Pendidikan merupakan salah satu variabel dalam menghitung Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Pendidikan diharapkan menjadi salah satu cara untuk penanggulangan kemiskinan dan keadilan sosial. Apalagi Indonesia adalah salah satu negara yang mengikatkan diri dalam kesepakatan internasional PENDIDIKAN UNTUK SEMUA (Education For All) dan juga Millenium Development Goals atau Tujuan Pembangunan Millenium untuk mengurangi separuh angka kemiskinan pada tahu 2015.
Geliat Pendidikan Non Formal semakin terasa di Kecamatan Tersono. Pendidikan dengan platform Non Formal sebenarnya sudah berlangsung sejak berpuluh tahun yang lalu. Pendidikan ini memberikan pelayanan pendidikan kepada masyarakat yang tidak atau terpaksa tidak dapat mendapatkan pendidikan di jalur formal. Sebagai sebuah jalur pendidikan juga, maka Pendidikan Non Formal yang mempunyai kendaraan di lapangan bernama Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM). Di Tersono, sudah ada satu PKBM yaitu PKBM Laily yang menjadi mitra bekerja Penilik Pendidikan Non Formal, menjadi urgen dan signifikan dan sudah menjadi wadah perkumpulan hampir semua kegiatan pelatihan dan pendidikan non formal di Kecamatan Tersono.
Pada awal perkembangannya, PKBM Laily terseok-seok membawa misinya. Hampir beberapa tahun sejak tahun 2003 sampai tahun 2006, PKBM Laily dalam kondisi vakum dan ditinggal pengurusnya. Sampai pada tahun 2006, pengurus kembali mengadakan koordinasi dan re-building keberadaan PKBM Laily. Sebagai pendukung PKBM Laily, maka Ketua Pengelolanya mendirikan lembaga kursus sendiri yaitu LPK Laily yang melayani pelatihan ketrampilan komputer. Dalam perkembangannya, ternyata LPK Laily Komputer semakin maju dari bulan ke bulan. Melihat respon dari masyarakat yang antusias dengan ketramplan komputer, maka pengurus PKBM Laily segera mengambil langkah serius untuk menghidupkan PKBM Laily yang sudah lama kosong dari kegiatan. Maka sejak tahun 2006, PKBM Laily menemukan landasannya kembali, untuk meningkatkan peran sertanya membangun skill dan ketrampilan masyarakat.
Langkah berikutnya adalah melakukan pendataan dan pemetaan pelaksana kegiatan pendidikan non formal di seluruh pelosok Kecamatan Tersono. Maka berdasarkan data tersebut, PKBM Laily mempertimbangkan dan memutuskan untuk segera mengambil langkah lebih maju, yaitu membuka komunikasi dengan Penilik Pendidikan Non Formal dan Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Batang, serta segera mendaftarkan diri menjadi anggota DPD Forum Komunikasi PKBM Kabupaten Batang yang saat ini diketuai oleh Bapak Tarmidzi, S.Pd. Dengan kerjakeras dan kerjasama semua pihak tersebut di atas, maka pada tahun 2009 ini PKBM Laily mendapatkan kepercayaan dari Gubernur Jawa Tengah untuk menyelenggarakan Pelatihan Menjahit dengan Wawasan Internet. Wawasan internet perlu kita kembangkan dalam paradigma dan fikiran peserta pelatihan, untuk membuka diri, bahwa jika kita sudah maju, maka kita tidak berbanga diri, jika kita belum maju, maka harapannya kita berusaha sedini mungkin meningkatkan motivasi dan kreatifitas membangun diri. Internet akan menyadarkan diri kita, bahwa kalau kita tidak berjuang dan bekerjakeras, maka kita akan tertinggal, dan akhirnya kita tidak dapat berbuat apa-apa di saat martabat kita tak dihargai. Dengan internet kita bisa thinking globally, acting locally. Di samping itu, semangat kewirausahaan juga ditanamkan dalam jiwa peserta pelatihan.
Pada saat Pembukaan dan Sosialisasi Pelatihan Life skill Menjahit Dengan Wawasan Internet di Balai Desa Tersono pada tanggal 7 Desember 2009 yang lalu, Kepala Desa Tersono Bapak Hari Prasetya, S.T, mengharapkan di Kecamatan Tersono ini berdiri lembaga semacam Balai Latihan Kerja (BLK), dimana warga masyarakat yang membutuhkan bisa mendapatkan pelatihan dan peningkatan ketrampilannya, sehingga dengan ketrampilan yang didapatkannya, mampu membangun usaha sendiri, jika tidak terserap di bursa lapangan kerja reguler.
Dalam kesempatan itu juga, Kepala UPT Disdikpora Kecamatan Tersono Bapak Juwardi, S.Pd, mengharapkan PKBM Laily menjadi pelopor dan penggerak utama Pendidikan Non Formal di wilayah Kecamatan Tersono. Tidak hanya menyambung atau mengikuti derap life skill yang sudah ada, akan tetapi mengembangkan pelatihan baru yang tadinya belum ada, seperti misalnya Pelatihan Membatik. Menanggapi harapan tersebut, Ketua Pengelola PKBM Laily, Bapak Muhibbuddin yang juga Staff Pengajar di SMP Muhammadiyah Tersono Batang segera mengambil langkah-langkah serius untuk merealisasikan harapan tersebut. Beberapa Narasumber sudah dihubungi dan menyatakan kesanggupannya bekerjasama dengan PKBM Laily mengadakan pelatihan Life Skill Membatik pada tahun 2010. Seiring dengan itu, maka bagi masyarakat di wilayah Kecamatan Tersono, terutama yang berasal dari keluarga kurang mampu, mulai sekarang segera bisa mendaftarkan diri menjadi calon peserta Pelatihan Membatik tersebut.
Kasi Pendidikan Non Formal Disdikpora Kabupaten Batang, Ibu Tri Laela yang hadir sekaligus membuka Pelatihan Life Skill Menjahit Dengan Wawasan Internet Tahun 2009, menghimbau agar peserta serius berlatih dan tidak mensia-siakan kesempatan yang tidak setiap tahun ada ini.
Beberapa bidang pelatihan Life skill di PKBM Laily adalah: Komputer operator dan Internet, Menjahit, Bordir, Stir Mobil, Elektronik, Sablon, Salon, Rias Pengantin, Peternakan ikan lele, Peternakan Ayam daging, Pelatihan pembibitan tanaman, Perikanan, Pertanian. Untuk jenis Bimbingan Belajar Mata Pelajaran sekolah; Bahasa Inggris, Matematika, IPA. Semua kegiatan bersifat swadana (dana berasal dari peserta sendiri), kecuali ada proyek bantuan dari pemerintah maupun non-pemerintah.
PKBM Laily yang berkantor sekretariat di RT.04 RW.03 Dk.Kauman Ds.Tersono tersebut, terus meningkatkan peranannya, agar kehadirannya bermanfaat, sekurang-kurangnya dapat membantu warga yang bernasib kurang baik, berasal dari keluarga kurang mampu, walaupun ada mungkin yang tidak sempat membuka usaha sendiri, atau yang sudah bekerja tetapi berbeda dengan jalur ketrampilan yang ditempuh di PKBM Laily. Selain pelatihan Life skill, PKBM juga menjadi pusat informasi dan pelayanan untuk PAUD, Taman Baca Masyarakat, Pemberantasan Buta Aksara, Kelompok Belajar Paket A, B dan C, serta Kelompok Belajar Usaha. Berdasarkan data di PKBM, semua kegiatan tersebut sudah berjalan hampir di semua desa yang membutuhkannya.
Kami mengajak kepada warga di Kecamatan Tersono, mari kita sukseskan kegiatan Pendidikan Non Formal di Kecamatan Tersono dengan bersama-sama berlatih dan belajar di PKBM Laily. Meningkatkan kemampuan kita, karena tantangan hidup semakin ke depan semakin membutuhkan ketrampilan untuk hidup layak di tengah masyarakat, tidak menjadi beban bagi orang lain, bahkan kalau bisa kita membantu orang lain yang membutuhkan.
Sesuai Visi dan Misinya, PKBM Laily berupaya sedaya mungkin untuk memberi bekal kepada warga untuk hidup dan menghidupi diri, keluarga dan masyarakat sekitarnya.
Profil ;
Nama : Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat PKBM Laily
Pendiri : Muhibbuddin dan Ahmad Bakir
Tahun berdiri : 2003
Web : www.pkbmlaily.tk
Email : pkbm_laily@yahoo.com
Kontak person : 0813 2589 3091
0.000000
0.000000